Selamat datang di web saya, atas milik Arya Gusti S.

Rabu, 27 Agustus 2025

CONTOH NORMALISASI MELALUI phpMyAdmin XII RPL 1

 CONTOH NORMALISASI MELALUI phpMyAdmin

Normalisasi dalam database (termasuk saat pakai phpMyAdmin) adalah proses merancang tabel agar data:

  1. Terstruktur rapi → tidak ada pengulangan data (redundansi).

  2. Konsisten → data yang sama hanya disimpan sekali, lalu dihubungkan lewat relasi.

  3. Mudah dikelola → update, insert, dan delete data tidak menimbulkan masalah (anomali).


Di phpMyAdmin, normalisasi tidak otomatis.
Caranya:

  1. Buat tabel sesuai hasil normalisasi (misalnya peminjam, buku, peminjaman).

  2. Pastikan ada PRIMARY KEY di tabel induk (parent).

  3. Tambahkan FOREIGN KEY di tabel relasi (child).

  4. Atur relasi lewat menu Designer atau Relation View di phpMyAdmin.


JOIN dipakai untuk menggabungkan dua tabel atau lebih berdasarkan kolom yang saling berhubungan.

1. LEFT JOIN

  • Mengambil semua data dari tabel kiri (LEFT).

  • Data dari tabel kanan (RIGHT) hanya ikut ditampilkan kalau ada pasangan yang cocok.

  • Kalau tidak ada pasangan, kolom dari tabel kanan akan berisi NULL.


2. RIGHT JOIN

  • Kebalikannya dari LEFT JOIN.

  • Mengambil semua data dari tabel kanan (RIGHT).

  • Data dari tabel kiri hanya ikut ditampilkan kalau ada pasangan yang cocok.

  • Kalau tidak ada pasangan, kolom dari tabel kiri akan berisi NULL.


Contoh:

1. Tabel Buku



2. Tabel Peminjam



3. Tabel Peminjaman



4. Left Join



5. Right Join



6. Designer



7. Command Prompt


8. Tabel





Rabu, 13 Agustus 2025

NORMALISASI XII RPL 1

 NORMALISASI

Normalisasi adalah proses mengatur dan merapikan data dalam sebuah basis data agar terstruktur dengan baik, sehingga:

  1. Menghilangkan data yang berulang (redundansi)

  2. Mengurangi kemungkinan inkonsistensi data

  3. Memudahkan pengelolaan dan pemeliharaan data

Dalam konteks basis data, normalisasi dilakukan dengan membagi data ke dalam beberapa tabel berdasarkan hubungan logisnya, lalu menghubungkannya menggunakan primary key dan foreign key.

Proses normalisasi biasanya dilakukan melalui beberapa tahap atau bentuk normal (normal form), seperti:

  • 1NF (First Normal Form) → Setiap kolom hanya berisi nilai tunggal, tidak ada data yang diulang dalam satu kolom.

  • 2NF (Second Normal Form) → Sudah memenuhi 1NF dan semua kolom non-kunci bergantung sepenuhnya pada primary key.

  • 3NF (Third Normal Form) → Sudah memenuhi 2NF dan tidak ada ketergantungan transitif antar kolom non-kunci.

ERD (Entity Relationship Diagram) biasanya dipakai di tahap awal sebelum proses normalisasi, tapi bisa juga digunakan selama normalisasi untuk memvisualisasikan hasil perubahannya.

Urutannya biasanya seperti ini:

  1. Analisis kebutuhan data

    • Mengumpulkan data dan informasi tentang apa saja yang akan disimpan.

    • Menentukan entitas (tabel) dan atribut (kolom) awal.

  2. Membuat ERD awal

    • Menggambarkan entitas, atribut, dan hubungan (relationship) antar entitas.

    • ERD di tahap ini biasanya belum dinormalisasi, jadi masih ada kemungkinan terjadi redudansi data.

  3. Proses normalisasi

    • Menggunakan form normal (1NF, 2NF, 3NF, dst.) untuk memecah tabel yang redundan.

    • Menghapus ketergantungan parsial dan transitif.

  4. Memperbarui ERD hasil normalisasi

    • ERD diperbaiki berdasarkan tabel-tabel baru hasil normalisasi.

    • Hubungan antar entitas bisa berubah karena pemecahan tabel.

Kesimpulannya:

  • Sebelum normalisasi: ERD dipakai untuk memahami struktur awal data.

  • Sesudah normalisasi: ERD dipakai untuk menggambarkan desain akhir yang lebih efisien dan bebas redundansi.


Contoh: